Bulu Perindu Aura

Kamis, 08 Desember 2011

Film Porno Pertama di Dunia

Film porno diproduksi tak lama setelah proyektor gambar bergerak pertama ditemukan pada tahun 1895 (berarti pornografi udah laku dari jaman dulu ya?). Dua orang yang menjadi pionir dalam dunia pornografi adalah Eugène Pirou dan Albert Kirchner, yang mengarahkan film porno pertama di bawah nama dagang “Léar”. Film-film karya Pirou menginspirasi pembuat film Perancis lainnya untuk membuat film yang menampilkan wanita-wanita yang menanggalkan pakaiannya. Film-film seperti ini benar-benar menjanjikan keuntungan besar saat itu.
Karena hampir tidak diketahui Pirou sebagai pembuat film porno, kredit sering diberikan kepada film-film lain untuk menjadi film porno yang pertama. Salah satu upaya yang paling ilmiah untuk mendokumentasikan asal-usul perdagangan “Fim Esek-esek” dilakukan oleh Dave Thompson dalam film dokumenter “In Black and White and Blue (2008)”. Ia menceritakan banyak bukti bahwa industri seperti ini pertama kali muncul di Buenos Aires dan kota-kota Amerika Selatan lainnya saat pergantian abad, dan kemudian dengan cepat menyebar ke seluruh Eropa Tengah selama beberapa tahun berikutnya, namun tidak satu pun dari film-film porno awal ini dikenal secara luas. Menurut Patrick Robertson dalam buku Film Facts, ” film porno paling awal yang dapat dipastikan tanggal pembuatannya adalah A L’Ecu d’Or ou la bonne Auberge” dibuat di Perancis pada tahun 1908; plotnya menggambarkan seorang prajurit lelah yang memiliki janji untuk bertemu dengan seorang pelayan cewek di sebuah penginapan. El Satario dari Argentina mungkin malah lebih tua lagi. Robertson mencatat bahwa “film-film porno tertua yang masih ada tersimpan dalam Kinsey Collection di Amerika. Sebuah film menunjukkan bagaimana konvensi-konvensi porno mula-mula ditetapkan. Film Jerman Am Abend (sekitar 1910) adalah, demikian tulis Robertson, “sebuah film pendek sepuluh menit yang dimulai dengan seorang perempuan yang memuaskan dirinya sendiri di kamarnya dan kemudian beralih dengan menampilkan dirinya sedang berhubungan seks dengan seorang laki-laki, melakukan fellatio (blowjob) dan penetrasi anal.”
Film porno tersebar luas di era film bisu tahun 1920-an, dan sering diputar dalam rumah bordil. Karena saat itu film porno masih dicap ilegal, maka blue film atau stag film (sebutan untuk film porno) diproduksi secara sembunyi-sembunyi mulai tahun 1940an. Film-film tersebut kemudian diedarkan secara pribadi atau oleh pedagang keliling dengan risiko penjara jika ketahuan.
Jika Suka Tolong Like Facebook Kami dan Dapatkan Berita-berita Menarik Dari Kami setiap jamnya, Caranya MASUK DISINI

1 komentar:

  1. Mantap Ki SUGIANTO …Nomer Ritual Aki Benar-benar maknyus 100% gol/tembus… Makasi bantuan nya Angka ritualnya Benar-benar bikin hidup saya sekarang lebih baik..Semua Barang-barang saya yang telah saya gadaikan kini udah bisa saya ambil berkat bantuan Angkat Ritual Aki SUGIANTO …benar-benar dasyat angkanya…Ayo saudara sekalian anda tidak usah ragu lagi silaha kan anda hubungi Aki SUGIANTO tida ada salah nya anda coba...Untuk mendapatkan Angka Ritual…saya udah membuktikannya sendiri..Benar-benar Mantap..anda bisa mendapatkan dengan cara Call di nomer : +62852-7084-3777..
    Aki SUGIANTO tida minta mahar cukup tanda terima kasi kalau uda menang seiklas nya saya Firman mengucapkan banyak terima kasi ke pada Aki SUGIANTO maaf Aki kalau sebelum nya saya kurang percaya tapi setelah saya buktikan saya menang saya uda sangat percaya Cuma Aki SUGIANTO yang bisa ritwal tembus.......

    BalasHapus